Kepala BRIDA Apresiasi Kerja Keras Tim Pendamping Inovasi dan Tim Kerja Riset
Kota Bima, BRIDA_
Kendati kondisi yang terbatas Kepala BRIDA Kota Bima, Arif Roesman Effendy, ST, M.Sc, MT, mengapresiasi kerja bagus bidang pengembangan Inovasi dan Riset. Hal itu diungkapkan kepala Badan saat memimpin apel pagi di kantor BRIDA Senin, 14 September 2026 bersama jajaran.
Beberapa poin yang cukup baik itu diantaranya kerja keras para fasilitatot inovasi mendampingi para inovasi dala kegiatan IGA (Innovate Government Award) yang diselenggaran oleh Kementerian Dalam Negeri tahun 2026. Dimana pemerintah Kota Bima yang dimotori oleh BRIDA telah berhasil mendaftarkan sebanyak 291 inovasi daerah berhasil disubmit ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengikuti proses penilaian inovasi daerah tahun 2026 sejak 3 Juni hingga 31 Agustus 2026,.
Arif mengaku jumlah tersebut meningkat 57 inovasi atau 24,4 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 234 inovasi. Pertumbuhan ini menurutnya tidak hanya menunjukkan bertambahnya jumlah inovasi, tetapi juga kualitas serta memperlihatkan semakin luasnya keterlibatan perangkat daerah dan unit pelayanan publik dalam membangun budaya inovasi.
“Kita berharap dengan meningkatnya jumlah inovasi serta kualitasnya akan menaikan peringkat dari Kota paling inovatif ke Kota Kota Terinovatif serta akan mampu membawa dampak perubahan dalam tata Kelola pemerintahan,” harapnya.
Sebelumnya, tim Pendamping inovasi BRIDA telah bekerja keras selama sebulan penuh guna menyiapkan sejumlah perangkat mendorong OPD lingkup Pemkot Bima melahirkan berbagai inovasi, tim telah menyasar seluruh OPD, sekolah, RSUD, Labkesda, puskesmas dan kelurahan. Pendampingan dilakukan berdasarkan jadwal yang telah disusun tim, mulai dari identifikasi inovasi, penyusunan profil, pemenuhan dokumen pendukung, penguatan eviden hingga proses submit ke sistem penilaian Kemendagri.
Seialn itu Kepala BRIDA juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras bidang Riset, yang telah melakukan pendampingan terhadap calon mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Merdeka Bhakta di IIK Kediri Jawa Timur, meski kuata berkurang tahun ini namun prestasi yang ditunjukkan oleh para mahasiswa pada tahap awal kuata pertama tahun 2025 mampu menunjukan prestasi yang memuaskan, salah satu dari mereka tercatat mampu meraih IPK 3,9 dan masuk dalam jajaran pengurus organisasi ekstra mahasiswa di kamp;us tersebut. (PPID-BRIDA)