Narasumber dari Inggris Hadir di Podcast BRIDA, Dorong Inovasi Daur Ulang di Kota Bima
KOTA
BIMA – BRIDA
Studio
Podcast Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima kembali menjadi ruang
diskusi hangat dalam upaya memperkuat kesadaran publik terhadap isu lingkungan
pada Rabu (15/04/2026). Kali ini, BRIDA menghadirkan sosok inspiratif asal
Inggris, Dr. Emma Theresa Walters, akademisi sekaligus Founder Mbojo Raso.
Kehadirannya membawa perspektif segar mengenai bagaimana tantangan lingkungan
global sebenarnya dapat diselesaikan melalui langkah-langkah konkret di tingkat
lokal, khususnya dalam mendukung ekosistem keberlanjutan di Kota Bima.
Dalam
dialog tersebut, Emma memaparkan inisiatif kreatifnya yang telah memberikan
kontribusi nyata bagi pengurangan limbah plastik di Kota Bima. Salah satu poin
utamanya adalah pengolahan tutup botol plastik bekas menjadi produk kerajinan
tangan seperti gantungan kunci dan aksesori estetik lainnya. Emma menegaskan
bahwa sampah plastik memiliki potensi ekonomi yang tinggi jika dikelola dengan
sentuhan inovasi. "Kita tidak hanya bicara soal membersihkan kota, tapi
bagaimana mengubah persepsi masyarakat bahwa sampah adalah sumber daya. Dengan
kreativitas, limbah yang tadinya mencemari lingkungan bisa menjadi barang seni
yang laku di pasar," ungkapnya.
Lebih
lanjut, Emma menjelaskan bahwa inisiatif kreatif ini merupakan bagian dari
penerapan ekonomi sirkular yang ia kembangkan melalui Mbojo Raso. Ia tidak
hanya fokus pada produk akhir, tetapi juga membangun sistem pengumpulan sampah
berbasis komunitas yang terintegrasi. Statemen inovatifnya menekankan bahwa
solusi sampah harus bersifat edukatif dan partisipatif; ia rutin mengadakan
pelatihan bagi warga lokal agar mampu mengolah limbah secara mandiri. Sinergi
ini dianggap sangat mendukung Program Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan
Asri) karena mampu menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir
(TPA).
Pemanfaatan
media digital melalui podcast ini menjadi strategi inovatif BRIDA Kota Bima
untuk menjangkau generasi muda agar lebih peduli terhadap isu keberlanjutan.
BRIDA menilai bahwa pola pikir kreatif yang dibawa oleh Emma sangat relevan
dengan semangat riset dan inovasi daerah. Dengan mengemas konten edukasi secara
santai namun berbobot, BRIDA ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bisa
dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan menghasilkan manfaat finansial. Hal
ini diharapkan mampu memicu semangat kewirausahaan sosial di kalangan pemuda
Kota Bima untuk menciptakan solusi-solusi lingkungan yang lebih berani.
Sebagai
penutup, BRIDA Kota Bima berharap keterlibatan Emma dapat menjadi pemantik bagi
lahirnya inovator-inovator lokal di bidang lingkungan. Kolaborasi antara ide
global dan kearifan lokal merupakan kunci dalam mewujudkan masa depan kota yang
lebih hijau. Masyarakat yang ingin melihat langsung demonstrasi pembuatan
produk dari limbah plastik serta perbincangan mendalam ini dapat menyimak
tayangan lengkapnya melalui kanal YouTube resmi BRIDA Kota Bima dalam waktu
dekat. (PPID- BRIDA)