13 PELAJAR SMP/MTs SE-KOTA BIMA BELAJAR ROBOTIKA MELALUI TECH FOR YOUTH 2026 DI BRIDA KOTA BIMA

Kota Bima — Sebanyak 13 pelajar SMP dan MTs se-Kota Bima mendapatkan pengalaman baru dalam mengenal teknologi robotika melalui Workshop Tech for Youth Tingkat SMP/MTs Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima.

Para peserta merupakan perwakilan dari berbagai satuan pendidikan di Kota Bima. Mereka adalah Masita Tul Jannah dari SMPN 5 Kota Bima, Ulfa Aurah dari SMPN 15 Kota Bima, Muhammad Daffa Putra dari MTsN 1 Kota Bima, Humairah Azzahra dari SMP Negeri 11 Kota Bima, Dini Rohyatul Azizah dari MTsN 3 Kota Bima, Pratiwi Alfrilianti dari SMPN 2 Kota Bima, dan Khaharudin dari SMP Negeri 9 Kota Bima.

Peserta lainnya yakni Nafisah Eiliyah Az-Zahra dari SMP Negeri 1 Kota Bima, Suriyadin Al Muharram dari SMPN 14 Kota Bima, Russel Haidar Rafgan dari SMPIT Insan Kamil Kota Bima, Daffa Ibnu Hafis dari SMP Negeri 4 Kota Bima, Naufal El Sarawi dari SMPN 6 Kota Bima, serta Thorif Abdul Hafizh dari MTsN 2 Kota Bima.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai teknologi secara teoritis. Mereka diajak langsung mengenal dasar-dasar robotika dan mengimplementasikannya melalui praktik.

Salah satu kegiatan utama adalah membuat robot mobil yang dilengkapi sensor. Secara berkelompok, peserta belajar merakit komponen, memahami fungsi sensor, serta mengatur sistem agar robot dapat bergerak mengikuti lintasan yang telah disiapkan.

Bagi para peserta, proses tersebut menjadi pengalaman belajar yang berbeda. Mereka harus bekerja sama untuk menyelesaikan setiap tahapan, berdiskusi ketika menemukan kendala, serta melakukan percobaan berulang agar robot dapat bekerja sesuai yang diharapkan.

Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh Muhammad Daffa Putra, peserta dari MTsN 1 Kota Bima. Daffa mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan karena dapat mempelajari hal-hal baru, mulai dari dasar-dasar coding hingga merakit robot secara langsung.

“Di sini saya bisa belajar coding dan merakit robot. Pengalamannya sangat seru dan kreatif karena bisa belajar dan bekerja sama dengan teman-teman dari berbagai sekolah,” ungkap Daffa.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menambah pengetahuan tentang teknologi, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berkreasi dan bekerja sama dengan teman-teman baru yang berasal dari sekolah yang berbeda.

Tidak berhenti pada proses pembuatan, robot hasil karya peserta kemudian diuji melalui kompetisi antarkelompok. Masing-masing kelompok berusaha menunjukkan kemampuan robot mereka dalam melewati track yang telah ditentukan.

Suasana kompetisi berlangsung penuh antusiasme. Peserta tidak hanya dituntut mampu membuat robot bergerak, tetapi juga belajar menghadapi tantangan dan memperbaiki hasil kerja ketika robot belum mampu menyelesaikan lintasan dengan baik.

Pengalaman tersebut memberikan pembelajaran bahwa teknologi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang rumit. Melalui proses sederhana seperti merakit robot, para peserta belajar tentang logika, ketelitian, kreativitas, kerja sama, pemecahan masalah, dan keberanian untuk mencoba.

Kegiatan Tech for Youth juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk melihat teknologi dari sisi yang lebih dekat dan menyenangkan. Robot yang sebelumnya mungkin hanya mereka lihat melalui media atau internet, dalam kegiatan ini dapat mereka rakit, pahami cara kerjanya, dan uji secara langsung.

Melalui pengalaman tersebut, para pelajar diharapkan semakin memiliki ketertarikan untuk mempelajari teknologi serta mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital. Lebih jauh, pengalaman ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menumbuhkan generasi muda Kota Bima yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan dan mengembangkan teknologi di masa depan.