BRIDA KOTA BIMA DORONG EKOSISTEM RISET DAN INOVASI SEJAK DINI MELALUI WORKSHOP TECH FOR YOUTH TAHUN 2026
Kota Bima — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima mendorong
pengenalan teknologi dan inovasi sejak dini melalui pelaksanaan Workshop
Tech for Youth Tingkat SMP/MTs se-Kota Bima Tahun 2026. Kegiatan yang
diikuti siswa perwakilan dari 13 SMP/MTs se-Kota Bima tersebut
memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk mengenal dasar-dasar
robotika sekaligus mengimplementasikannya melalui praktik pembuatan robot.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya
mendapatkan pemahaman mengenai konsep dasar robotika, tetapi juga terlibat
langsung dalam proses perakitan dan pengujian robot mobil yang dilengkapi
sensor. Dalam kelompok, siswa ditantang untuk mengatur robot agar mampu
bergerak mengikuti lintasan atau track yang telah disiapkan.
Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar yang berbeda bagi siswa
karena menggabungkan pengetahuan teknologi dengan praktik, kerja sama,
kreativitas, dan pemecahan masalah. Peserta harus berdiskusi dan bekerja sama
untuk memastikan robot yang mereka buat dapat berfungsi sesuai dengan tantangan
yang diberikan.
Kepala BRIDA Kota Bima, Arif Roesman Effendy, dalam
sambutannya pada pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa Tech for Youth merupakan
bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima dalam membangun ekosistem riset dan
inovasi sejak dini.
Menurutnya, pengenalan inovasi dan teknologi kepada generasi muda
tidak semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah. Pemerintah daerah juga
memiliki peran penting melalui kebijakan dan dukungan yang mendorong tumbuhnya
budaya riset, inovasi, dan penguasaan teknologi di kalangan generasi muda.
“Pengenalan inovasi dan teknologi bukan hanya menjadi tanggung
jawab sekolah. Pemerintah daerah melalui kebijakannya juga wajib mendukung
pengembangan riset dan inovasi,” ujar Arif dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi yang semakin cepat
menuntut generasi muda memiliki kemampuan untuk beradaptasi. Karena itu,
pengenalan teknologi sejak bangku sekolah menjadi salah satu langkah penting
untuk menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya menjadi pengguna
teknologi, tetapi juga mampu memahami dan mengembangkan teknologi.
Workshop Tech for Youth kemudian ditutup dengan kegiatan kompetisi
antarkelompok. Setelah menyelesaikan proses pembuatan dan pengujian, para
peserta mengadu kemampuan robot hasil karya mereka untuk melewati lintasan yang
telah ditentukan.
Suasana kompetisi berlangsung meriah. Setiap kelompok berusaha
mengoptimalkan robot yang telah dibuat agar dapat menyelesaikan lintasan dengan
baik. Proses tersebut sekaligus menjadi pengalaman nyata bagi peserta untuk
belajar menghadapi tantangan, melakukan perbaikan ketika terjadi kesalahan,
serta bekerja secara sportif dalam sebuah kompetisi.
Melalui kegiatan ini, BRIDA Kota Bima tidak hanya memperkenalkan
robotika sebagai bagian dari perkembangan teknologi, tetapi juga menanamkan
sejumlah keterampilan penting kepada peserta, seperti kolaborasi, berpikir
logis, kreativitas, pemecahan masalah, keberanian mencoba, dan kemampuan
beradaptasi.
Tech for Youth diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam
membangun ketertarikan generasi muda Kota Bima terhadap teknologi, riset, dan
inovasi. Dari ruang belajar dan praktik sederhana di sekolah, diharapkan tumbuh
generasi yang memiliki rasa ingin tahu, berani bereksperimen, serta siap
mengambil peran dalam perkembangan teknologi di masa mendatang.