Tech for Youth 2026 Berlanjut, BRIDA Kota Bima Ajak Pelajar SMA/SMK/MA Ciptakan Robot
Kota
Bima — Badan
Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima kembali melaksanakan Workshop Tech
for Youth (T4YO) Tahun 2026, Kamis (1/10/2026). Setelah sebelumnya
menyelenggarakan kegiatan serupa bagi pelajar tingkat SD dan SMP/MTs, kali ini
T4YO dilanjutkan pada jenjang SMA/SMK/MA.
Kegiatan
yang dilaksanakan di Kantor BRIDA Kota Bima tersebut diikuti oleh 13 pelajar yang
merupakan perwakilan dari berbagai sekolah di Kota Bima, yaitu MAN 1 Kota Bima,
MAN 2 Kota Bima, MAS Al-Husainy Kota Bima, SMA IT Imam Ahmad Kota Bima, SMAN 1
Kota Bima, SMAN 2 Kota Bima, SMAN 3 Kota Bima, SMAN 4 Kota Bima, dan SMKN 2
Kota Bima.
Kegiatan
dimulai pada pukul 08.00 WITA dan dibuka dengan sambutan Kepala Bidang
Pengembangan dan Pemanfaatan Inovasi dan Teknologi (PPIT) BRIDA Kota Bima,
Syarifuddin, yang berlangsung di halaman Kantor BRIDA Kota Bima.
Dalam
sambutannya, Syarifuddin mengajak para peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius
namun tetap enjoy. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Tech for Youth merupakan
salah satu kesempatan yang tidak banyak dijumpai di tingkat daerah, sehingga
para pelajar diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh
pengalaman dan pengetahuan baru.
“Ikuti
kegiatan ini dengan serius, tetapi tetap enjoy. Kegiatan seperti ini jarang
kita jumpai di tingkat daerah. BRIDA menginisiasi kegiatan ini agar pelajar
dari setiap jenjang yang menjadi representasi sekolahnya dapat memperoleh
pengalaman dan ilmu baru melalui workshop,” ujarnya.
Ia
juga menyampaikan bahwa BRIDA menghadirkan mentor dengan pengalaman dan latar
belakang pendidikan yang mendukung bidang teknologi, yaitu A Lathief
Fashihullisan, yang merupakan lulusan National Sun Yat-sen University, Taiwan.
Belajar
Robotika dan Coding Secara Langsung
Setelah
pembukaan, peserta mengikuti sesi pengenalan konsep dasar robotika dan
pengenalan berbagai komponen robotika. Pada sesi ini peserta diperkenalkan
dengan komponen serta konsep dasar yang menjadi fondasi dalam pengembangan
robot.
Kegiatan
kemudian dilanjutkan dengan praktik perakitan dan pengodingan robot menggunakan
software Wokwi. Praktik dipandu langsung oleh mentor bersama para asistennya.
Peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga langsung mencoba
merancang dan menguji program yang digunakan dalam proyek robotika.
Setelah
sesi praktik awal, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, salat, dan makan.
Peserta kemudian kembali mengikuti sesi utama berupa project kelompok, yaitu
merakit dan mengembangkan robot berbasis ESP32.
Dalam
sesi project, peserta dibagi ke dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas secara
bersama-sama. Peserta terlihat aktif berdiskusi, merakit komponen, melakukan
pengodingan, serta mencoba menjalankan robot yang mereka buat.
Suasana
kegiatan berlangsung seru dan menyenangkan. Peserta terlihat antusias mengikuti
setiap tahapan, termasuk ketika melakukan percobaan dan menemukan berbagai
kendala dalam proses perakitan maupun pemrograman.
Salah
seorang peserta dari SMAN 3 Kota Bima, Guruh Marridah Putra, mengaku senang
dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan T4YO memberikan
pengalaman baru karena untuk pertama kalinya ia mendapatkan kesempatan untuk
merakit robot secara langsung.
“Ini
pertama kali saya mendapatkan pengalaman merakit robot. Lebih seru karena bisa
bertemu dengan rekan-rekan dari sekolah lain,” ungkap Guruh.
Melalui
pelaksanaan T4YO tingkat SMA/SMK/MA ini, BRIDA Kota Bima berupaya membangun jenjang
pembelajaran teknologi yang berkelanjutan bagi pelajar, mulai dari tingkat SD,
SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA. Kegiatan tidak hanya diarahkan untuk mengenalkan
teknologi, tetapi juga memberikan pengalaman praktik, kerja sama tim,
kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah melalui proyek teknologi.